Tuesday, 7 July 2015

Aplikasi Mudik Android

Hallo, kali ini tim restu ibu meluncurkan aplikasi terbaru, yaitu aplikasi mudik, aplikasi ini memudahkan par pemudik untuk menemukan jalur, mencari tempat2 penting dan beberapa informasi lalulintas,

Aplikasi ini di bangun di atas platform android, dengan tanpilan yang sederhana dan sangat mudah di gunakan,

Aplikasi mudik ini dapat di download di google play

Download aplikasi disini

Semoga bermanfaat


Kata kunci : aplikasi mudik, mudik 2015, android mudik, mudik android, petunjuk arah, jalur mudik, mudik, flat design, flat ui, simple ui, ayo mudik, app mudik, mudik app

Wednesday, 29 April 2015

add google play services library

Here are the right steps to import google play services lib in Eclipse.
  • Goto Menu File and select Import
  • Select “Existing Android Code Into Workspace” in Android folder in popup window
  • Click “Browse” to find the google player services lib folder. In my example, the location is:
  • D:\android-sdk-windows\extras\google\google_play_services\libproject\google-play-services_lib
    or you can download here [DOWNLOAD]
  • Check “Copy projects into workspace” option
  • Click “Finish” button




Add Google Play Services Lib into Android Project

Now, you need to add google play services library into your android project. Follow these step by step instructions:
  • Right click on your android project and select “Properties”
  • Select “Android” section
  • Click “Add” in library area
  • Select “google-play-services_lib” and click “OK”
  • Click “Apply” and click “OK”




source : http://jmsliu.com

Tuesday, 28 April 2015

Android Project Hierarchy









1.src
User specified java source code files will be available here.

2.genThe gen directory in an Android project contains auto generated files. You can see R.java inside this folder which is a generated class which contains references to certain resources of the project. R.java is automatically created by the Eclipse IDE and any manual changes are not necessary.


3.res
Android supports resources like images and certain XML configuration files, these can be keep separate from the source code. All these resources should be placed inside the res folder. This res folder will be having sub-folders to keep the resources based on its type.

4./res/values
Used to define strings, colors, dimensions, styles and static arrays of strings or integers. By convention each type is stored in a separate file, e.g. strings are defined in the res/values/strings.xml file.

5./res/anim
This folder contains animations in XML for the property animation API which allows to animate arbitrary properties of objects over time.

6./res/layout
This folder contains the layouts to be used in the application.A layout resource defines the architecture for the UI in an Activity or a component of a UI. These are resource directories in an application that provides different layout designs for different screen sizes

7./res/menu
This folder contains menu resources to be used in the application (Options Menu, Context Menu, or submenu)

8./res/drawable
Drawable folders are resource directories in an application that provides different l bitmap drawables for medium, high, and extra high density screens.

9.libs
External library files will be placed in this folder. If you want to any external library in your project place the library jar inside this folder and it will be added to the classpath automatically.

10.sssets
This folder contains raw hierarchy of files and directories, with no other capabilities. It is just an unstructured hierarchy of files, allowing you to put anything you want there and later retrieve as raw byte streams.

11.bin
Bin folder is the area used by the compiler to prepare the files to be finally packaged to the application’s APK file. This includes Compiling your Java code into class files. Putting your resources (including images) into a structure to be zipped into the APK This is the output directory of the build. This is where you can find the final .apk file and other compiled resources.

12.AndroidManifest.xml
All the android applications will have an AndroidManifest.xml file in the root directory. This file will contain essential information about the application to the Android system, information the system must have before it can run any of the application's code. This control file describes the nature of the application and each of its components







Source : www.compiletimeerror.com

Importing Android Project into Eclipse ADT Bundle

Open the eclipse ADT

File --> Import
    


Select “Existing Android Code into Workspaceà Next
   


Choose browse and select folder of your project --> OK
    


if you want to copy the project into your eclipse workspace please checked "Copy project into workspace"
Select Finish.






Download Eclipse ADT bundle for Android

Here if you looking for the link to download ADT bundle for android :

[Windows x86-64] https://dl.google.com/android/adt/adt-bundle-windows-x86_64-20140702.zip
[Windows x86] https://dl.google.com/android/adt/adt-bundle-windows-x86-20140702.zip
[Mac OS x86-64] https://dl.google.com/android/adt/adt-bundle-mac-x86_64-20140702.zip
[Linux x86] https://dl.google.com/android/adt/adt-bundle-linux-x86-20140702.zip
[Linux x86-64] https://dl.google.com/android/adt/adt-bundle-linux-x86_64-20140702.zip

Please enjoy it :)

Monday, 10 March 2014

Interprocess Communication 2

Multicast communication
Operasi multicast adalah operasi untuk mengirim satu pesan dari satu proses ke
masing-masing anggota kelompok proses tersebut. Multicast message menyediakan infrastruktur yang berguna dalam distribusi sistem.
Berikut karakteristik dari Multicast message:

1. Fault tolerance berdasarkan replicated system
Replicated system terdiri dari sekelompok server. Permintaan klien multicast diperuntukan bagi  semua anggota kelompok, yang mana masing-masing melakukan operasi yang sama. Bahkan ketika terjadi kegagalan pada beberapa anggota, klien masih bisa dilayani.
2. Discovering services in spontaneous networking
Multicast message dapat digunakan oleh server dan client dalam layanan pencarian tempat yang tersedia agar dapat mendaftarkan interface atau untuk mencari antarmuka layanan lain di sistem terdistribusi.
3. Better performance through replicated data
Data disalin untuk meningkatkan kinerja layanan. Pada beberapa kasus salinan data disimpan di komputer pengguna.
4. Propagation of event notifications
Multicast di suatu grup dapat digunakan untuk memberitahu proses ketika terjadi sesuatu. Contoh sederhananya, ketika seseorang merubah status mereka di Facebook maka semua temannya akan menerima notifikasi pula.

Implementasi dari Multicast Communication

A. IP Multicast
IP multicast adalah metode pengiriman Internet Protocol (IP) datagram pada transmisi tunggal untuk satu set komputer yang membentuk kelompok multicast  Pengirim tidak menyadari identitas penerima individu dan dari ukuran kelompok. Sebuah kelompok multicast ditentukan oleh Kelas D alamat Internet. IP multicast hanya tersedia melalui UDP.
Menjadi anggota dari kelompok multicast memungkinkan komputer untuk menerima paket IP dikirim ke grup. Keanggotaan kelompok multicast dinamis, hal tersebut memungkinkan komputer user untuk bergabung atau pergi kapan saja. Hal ini juga memungkinkan untuk mengirim datagrams ke grup multicast tanpa anggota.

- Multicast Router
Dalam multicast routing, alamat sumber (yang merupakan alamat unicast sederhana) digunakan untuk menentukan arah aliran data. Sumber lalu lintas multicast dianggap sebagai hulu. Router akan menentukan interface hilir mana yang menjadi tujuan untuk kelompok multicast nantinya (alamat tujuan), dan mengirimkan paket keluar melalui interface yang sesuai.
- Alokasi pengalamatan multicast:
Alamat multicast berada pada Kelas D (224.0.0.0 hingga 239.255.255.255)  dan dikelola secara global oleh Internet Assigned Numbers Authority (IANA).

B. Kegagalan Model pada Multicast Datagram
Datagrams multicast pada IP multicast memiliki karakteristik kegagalan yang sama seperti UDP datagrams. Akibatnya pada multicast adalah pesan tidak terjamin akan terkirimkan ke
setiap anggota di kelompok.

C. Java API to IP Multicast
Java API menyediakan antarmuka datagram untuk IP multicast melalui kelas MulticastSocket, yang merupakan subclass dari DatagramSocket dengan kemampuan tambahan untuk dapat bergabung dengan grup multicast. Java API memungkinkan TTL yang akan ditetapkan untuk socket multicast dengan metode Set TimeTo Live. Standarnya adalah 1, yang memungkinkan multicast untuk menyebarkan hanya pada jaringan lokal.

Network Virtualization

Kekuatan dari protokol komunikasi internet adalah dari API, di bab sebelumnya sudah dijelaskan. Dalam perkembangannya distribusi pada software jaringan tumbuh sebagai kelas yang berbeda termasuk seperti peer-to-peer dan skype. Pada akhirnya yang menjadi faktor menyebabkan minat virtualisasi jaringan adalah ketika meningkatnya jumlah teknologi jaringan dan layanan tranportasi IP yang semakin besar dan terus berkembang.
Kenyataannya virtualisasi jaringan banyak dibangun melalui jaringan internet. Padahal pada masing-masing jaringan virtual dapat mendukung membangun aplikasi terdistribusi seperti multimedia streaming, BBC iPlayer, BoxeeTV, dll. Jaringan virtualisasi dioptimalkan untuk beberapa aplikasi tanpa mengubah karakteristik jaringan yang mendasarinya. Jaringan komputer sendiri akan menangani skema protokol dan algotima routing dan didalam jaringan virtualisasi hal-hal tersebut ajab dikerjakan masing-masing sesuai kebutuhan.

OVERLAY NETWORK

Sebuah jaringan overlay adalah jaringan virtual yang terdiri dari node dan link virtual berdasarkan jaringan IP dan memberikan pilihan yaitu :
  • Layanan disesuaikan terhadap kelas kebutuhan dari yang tinggi kerendah seperti distribusi konten multimedia
  • Operasi yang lebih efisien dalam jarigan virtual pada lingkungan tertentu seperti routing.
  • erdapat fitur tambahan seperti multicast atau komunikasi yang aman.
Jaringan overlay ini mempunyai keunggulan yaitu
  • Mereka memugkinkan layanan jaringan baru tanpa melakukan perubahan pada jaringan
  • Mendorong ekperimen dengan layanan jaringan untuk aplikasi kelas tertentu
  • Beberapa lapisan bisa menjadi lebih terbuka dan terstruktur
Jaringan Overlay adalah lapisan tetapi diluar arsitektur seperti TCP/IP, secara khusus overlau mengembangkan elemen inti dari jaringan. Adapun topologi juga digunakan dalam jarigan overlay ini, yang biasanya digunakan yaitu bentuk cincin.
[gambar 4.15]
SKYPE
[gambar 4.16]

Skype adalah aplikasi peer-to-peer yang memberikan fasilitas Voice over IP, ini juga termasuk instant messging, video call dan layanan telpon standar. Skype ini dikembangkan pada tahun 2003 oleh kazaa. Sistem sharing yang digunakan yaitu peer-to-peer dengan perkiraan 370 juta diawal tahun 2009.
Skype sendiri juga merupakan penggunaan jaringan overlay terbesar didunia dengan skala besar pada sistemnya yang menguhubungkan antara orang-orang yang ingin berkomunikasi. Arsitektur jaringan virtual mendukung skype melalui beberapa metode termasuk beberapa analisis dan prinsip yang berdominan kepada publik.
  • Arsitektur Skype
didasarkan pada infrastruktur peer-to-peer yang terdiri dari pengguna(host), Skype host memiliki kemampuan yang memadai untuk mengerjakan tugasnya. Node yang dipilih untuk digunakan juga berdasarkan berbagai kriterian seperti bandwitdh, reachbility, dan ketersediaan.
  • Koneksi Pengguna
Pengguna skyoe dikonfirmasi melalui server login kemudian melakukan kontak dengan super node yang dipilih. Setiap klien mempertahankan cache identita berupa alamat IP dan nomor port, dan klien disini dapat membangun lebih dari ratusan node dari waktu kewaktu
  • Pencarian untuk pengguna
Tujuan utama node super adalah untuk melakukan pencarian yang efektif dan efisien dari indeks global pengguna, dan kemudian didistribusikan pada node yang lebih besar. Pencarian melibatkan beberapa klien untuk menemukan pengguna yang dicari. Sebuah pencarian klien biasanya membutuhkan waktu antara 3-4 detik, dan kira-kira 5-6 detik untuk host yang memiliki alamat global IP. Oleh karena itu node dibutuhkan cache untuk meningkatkan kinerja pada sistem di skype.
  • Koneksi Suara

Setelah pengguna ditemukan makan skype menetapkan suara hubungan antara kedua belah pihak menggunakan TCP untuk sinyal permintaan panggilan dan penghentian baik UDP atau TCP untuk streaming audio, biasanya UDP lebih sering digunakan daripada TCP.software yang digunakan untuk encoding dan decoding audio bertujuan untuk memberikan kualitas panggilan yang sangat baik yang biasanya telah dicapai dengan menggunakan skype.

Studi Kasus untuk IPC (boleh selain MPI)
varian sinkronisasi message passing diwujudkan dengan memblokir panggilan kiriman dan terima, sedangkan varian asynchronous memerlukan bentuk non-blocking kiriman. Hasil akhirnya nanti adalah sebuah paradigma baru untuk distribusi pemrograman yang lebih ringan, efisien dan minimal. Standar Message Passing Interface dikembangan oleh komunitas high performance computing dan pertama kali dikenalkan pada tahun 1994 oleh forum MPI.
Arsitektur dasar dai pemodelan MPI ini relatif simpel. Dengan menambahkan dimensi yang secara eksplisit memiliki MPI library buffer pada kedua pengirim dan penerima, diatur oleh MPI library dan digunakan untuk menahan data ketika transit.
Untuk meyederhanakan kompleksitas, dapat dilihat jumlah varian pada gambar dibawah ini yang merupakan penyempurnaan dari message passing. Menyediakan lebih banyak pilihan dankontrol yang secra efektif memisahkan sinkronus/asinkronus dan blocking/non-blocking. Dimulai dengan menguji empat operasi blocking.